Tampilkan postingan dengan label dampak negatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dampak negatif. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 September 2016

SAD RIPU AGAMA HINDU

1. Pengertian Sad Ripu

        Sad Ripu berasal dari bahasa sansekerta yang mana Sad berarti enam, dan Ripu berarti musuh. Jadi Sad Ripu berarti enam musuh yang berada dalam diri manusia.

2. Bagian-bagian Sad Ripu Beserta Artinya
  • Kama 
Kama artinya hawa nafsu yang merupakan sumber timbulnya kebahagiaan dan kesengsaraan, seorang yang dapat mengendalikan pikiran dan atau indrianya ke arah yang baik maka sorgalah yang didapatkannya, demikian sebaliknya jika seseorang tidak mampu mengarahkannya ke hal-hal yang baik, nerakalah yang ditemui.
  • Lobha
Lobha artinya tamak atau rakus. Orang yang lobha ingin selalu memiliki sesuatu yang banyak dan lebih dari pada yang dimiliki, bila ia sudah memiliki apa yang diinginkan maka, ia ingin menambah supaya lebih banyak lagi, akibatnya ia selalu gusar, gelisah, resah didorong oleh kerakusan.
  • Krodha 
Krodha artinya marah. Di dalam ajaran-ajaran sastra kerohanian dinyatakan bahwa krodha disebut juga dwesa adalah bagian dari enam musuh manusia yang terdapat dalam hati manusia yang harus dilawan dan dikendalikan oleh orang yang ingin mencapai kesempurnaan kerohanian dan kesucian batin.
  • Moha
Moha artinya bingung. Orang yang sedang bingung pikirannya sangat kalut dan kacau.
  • Mada
Mada artinya mabuk. Orang yang sedang mabuk adalah tidak baik, karena itu janganlah dilakukan. Mabuk disebabkan oleh banyak hal seperti minuman keras, karena merasa tampan/cantik, kaya, pandai, sebagai pejabat, masa muda dan keberanian.
  • Matsarya
Matsarya artinya iri hati. Sifat iri hati itu muncul karena tidak senang melihat orang lain lebih beruntung dari dirinya sendiri.

3. Contoh Perbuatan Sad Ripu

  • Contoh Kama
Melihat seorang gadis cantik lewat, jika seseorang dapat mengendalikan pikirannya untuk tidak mengganggunya maka sorgalah yang ditemui, tetapi jika timbul nafsu untuk memperkosanya maka nerakalah yang akan didapatkannya.
  • Contoh Lobha
Doryodana raja korawa yang hancur di medan perang dikalahkan oleh panca pandawa. Hal ini disebabkan karena kerakusan sang Doryodana merebut kekuasaan Astina Pura yang dimiliki oleh sang panca pandawa.
  • Contoh Krodha
Orang yang tidak bisa mengendalikan amarahnya akan menyebabkan kerugian pada diri sendiri maupun orang lain. Bahkan bisa sampai membunuh orang lain. Banyak tindakan – tindakan anarkis dan kriminal yang timbul karena kemarahan. Seperti merusak barang milik orang lain, memukul teman, bahkan ada yang tega membunuh keluarganya sendiri.
  • Contoh Moha
Dalam kitab mahabrata disebutkan bahwa prabu Drestarasta sebagai seorang raja yang mengalami kebutaan, karena bingung pada saat mengambil keputusan mengakibatkan kehancuran bagi kerajaan Astina Pura. Dimana putra tersayangnya Doryodana dan adik-adiknya, para sahabatnya, gurunya, maupun keponakannya sendiri gugur dalam peperangan panca pandawa.
  • Contoh Mada
Mabuk salah satunya dapat ditimbulkan karena minum minuman keras. Dengan minum minuman keras yang berlebihan akan menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran, sehingga menimbulkan perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
  • Contoh Matsarya
Orang yang matsarya merasa hidupnya susah, miskin, bernasib sial, sehingga akan menyiksa batinnya sendiri. Selain itu bila iri terhadap kepunyaan orang lain maka akan menimbulkan rasa ingin memusuhi, berniat jahat, melawan dan bertengkar,menyakiti, sehingga merugikan orang lain.

Selasa, 30 Agustus 2016

Sad Atatayi Agama Hindhu

SAD ATATAYI

1. Pengertian Sad Atatayi

         Kata Sad Atatayi berasal dari bahasa Jawa Kuno (Kawi), kata Sad berarti enam dan Atatayi berarti pembunuhan. Jadi, Sad Atatayi berarti enam macam pembunuhan yang amat kejam yang patut dihindari dan tidak boleh dilakukan terhadap siapa pun. Keenam pembunuhan yang dimaksud, yaitu pembunuhan yang dilakukan secara sadis. Perbuatan semacam ini termasuk himsa karma. Oleh karena itu, tergolong dosa yang memang betul-betul dilarang dalam sastra agama. 

2. Bagian-bagian Sad Atatayi

    Bagian-bagian Sad Atatayi bisa dihapalkan dengan singkatan "AWAS DR".

  • Agnida        : membakar milik orang lain

  • Wisada       : meracuni makhluk hidup 

  • Atharwa      : menjalankan ilmu hitam atau guna-guna 

  • Sastragna    : mengamuk karena bingung

  • Dratikrama  : memperkosa orang lain 

  • Raja pisuna : memfitnah atau mengadu domba

3. Contoh Perilaku Sad Atatayi dalam Kehidupan Sehari-hari

  • AGNIDA 

    Image result for gambar kebakaranWawan seorang pedagang yang sangat disegani oleh teman-temannya sesama pedagang karena dia sangat ramah dan sopan sehingga dagangannya selalu laris terjual. Aris juga seorang pedagang, tapi dagangannya kurang laku dijual. Akhirnya, Aris merasa cemburu melihat Wawan yang dagangannya selalu habis. Dengan akal liciknya Aris menghasut teman-temannya dengan mengatakan bahwa Wawan memelihara tuyul. Berkat hasutan tersebut akhirnya warung Wawan dibakar oleh teman-teman Aris. Api menjalar dari warung yang satu ke warung yang lain, dan ditambah dengan tiupan angin yang sangat kencang sehingga banyak rumah-rumah penduduk yang ikut terbakar. Petugas pemadam kebakaran sangat kewalahan untuk menjinakkan si jago merah yang sedang mengamuk. Api berkobar dan menghanguskan hampir seisi pasar dan perumahan penduduk. Kerugian diperkirakan hampir ratusan juta, ditambah dengan kerugian warga yang terkena musibah belum terhitung. Setelah penyelidikan dilakukan pihak keamanan dan kepolisian, akhirnya dugaan mengarah kepada Aris dan teman-temannya. Akhirnya, Aris dan teman-temannya langsung ditangkap polisi. Karena perbuatan ini sangat bertentangan dengan norma agama dan norma hukum, Aris dan teman-temannya pun dijebloskan ke penjara. Dia harus bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukannya.

  • WISADA

    Image result for gambar meracuni ikan Pada hari minggu, Andi bersama teman-temannya pergi ke suatu tempat, yaitu sungai yang sangat jernih untuk menghasbikan liburannya. Di sana, dia memancing sambil bercanda ria, tetapi hampir setengah hari dia dan teman-temannya memancing tak seekor ikan pun yang dia dapatkan. Akhirnya timbul niat jahatnya, yaitu dengan mengambil jalan pintas dan menyuruh temannya membeli poltas untuk meracuni ikan yang ada di sungai tersebut. Akibat perbuatan yang dia lakukan, semua ikan besar maupun kecil mati. Bahkan hewan yang minum air tersebut merasakan akibatnya, yaitu akibat mabuk. Ini perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama hindu, tidak pantas ditiru dan tidak pantas kita lakukan.

  • ATHARWA

    Image result for gambar guna-guna atau ilmu hitam
    Biasanya hal ini sering terjadi diantara para remaja yang sedang jatuh cinta, namun cintanya bertepuk sebelah tangan. Dikisahkan di sebuah desa tumbuhlah seorang gadis yang memiliki wajah cantik, tinggi semampai, berkulit kuning langsat, dan rambut panjang sehingga membuat setiap remaja terpesona apabila melihatnya. Banyak pemuda-pemuda dari desa lain berdatangan. Ada yang ingin sekedar berkenalan atau pun menjadi teman curhat. Bahkan ada pula yang terlanjur jatuh cinta. Hasrat cinta yang terpendam, dan tak tersampaikan kandas di tengah jalan. Hal ini dialami oleh seorang pemuda bernama Wiguna, agar niat dan keinginannya terlampiaskan, akhirnya Wiguna pergi ke seorang dukun di Madura untuk mengambil jalan pintas, yaitu mencari ajian atau pengasih-asih untuk mendapatkan gadis pujaannya. Sepintas memang keinginannya tercapai, tapi semua yang dilakukan sudah bertentangan dengan ajaran agama dan tidak pantas dilakukan. 

  • SASTRAGNA 

    Image result for gambar bingung dan mengamukApapun yang kita lakukan, hendaknya dipikirkan secara matang, dan selalu mempertimbangkan baik ataupun buruknya, serta sebab dan akibatnya. Contohnya, ketika kita akan melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, harus dilihat dari segi positif dan negatifnya. Jangan sampai salah mengambil langkah yang akhirnya menyesal di kemudian hari. Biasanya orang yang kebingungan akan sulit untuk menentukan pilihannya dan selalu ragu-ragu. Akhirnya, apa yang dia putuskan sering tidak sesuai harapan dan sia-sia. Untuk itu diperlukan konsentrasi, ketenangan, pengendalian diri, dan selalu memohon petunjuk dari Sang Hyang Widhi Wasa agar diberi pencerahan atau jalan terbaik.

  • DRATIKRAMA

    Image result for gambar memperkosaSeperti yang sering diberitakan atau disiarkan di media TV, seorang siswi SMA diperkosa oleh gerombolan preman, ketika ia pulang sekolah. Biasanya hal ini terjadi ketika siswi tersebut pulang malam, mungkin karena jarak sekolah dan rumahnya terlalu jauh. Seorang preman berpura-pura baik menawarkan jasa untuk mengantarkan pulang, karena pikirannya kotor dan niat jahatnya timbul maka dia mengajak gadis tersebut mampir ke sebuah restoran atau rumah makan. Mereka mula-mula hanya makan, tetapi dibalik itu ada niat jahat yang tersembunyi dari sang preman. Karena terbujuk nafsu setan, walaupun gadis tersebut berusaha untuk menolak bahkan memberontak, preman tersebut melampiaskan perbuatannya dengan cara memaksa. Perbuatan memaksa dan memperkosa orang lain hendaknya jangan dilakukan karena akan berdampak negatif dan buruk terhadap orang lain. Karena nafsu sesaat penjara menantinya. Demikianlah halnya orang yang hanya mengumvbar nafsu sesaat.

  • RAJA PISUNA

    Image result for gambar orang memfitnah
    Suatu hari di sekolah ada yang kehilangan HP, dan kebetulan saat itu Dharma sedang duduk di kelas karena ia kurang enak badan. Sugondo langsung menuduh Dharma, karena ia yakin orang yang ada di kelas hanyalah Dharma. Padahal HP temannya itu bukannya hilang melainkan ketinggalan di rumahnya. Akibat ulah Sugondo, Dharma akhirnya diperiksa oleh Kepala Sekolah. Akan tetapi karena tidak ada bukti akhirnya Dharma dibebaskan dan Kepala Sekolah pun minta maaf kepada Dharma. Pelajaran untuk semua, jika tidak melihat atau tidak ada bukti yang jelas jangan menuduh orang sembarangan. 

    4. Dampak Negatif Sad Atatayi

    • Membuat penderitaan orang lain, baik secara materi atau fisik sehingga menimbulkan trauma bagi penderitanya.

    • Menimbulkan perkelahian atau tawuran antar sesama.

    • Membuat orang sakit hati, sering terjadi akibat fitnah atau orang lain merasa tersinggung oleh kata-kata dan tuduhan yang tidak jelas.

    • Membuat orang bingung sehingga dapat mengamuk.

    • Menimbulkan kerugian berupa materi atau fisik.

    • Membuat kondisi tidak tenang dan tidak nyaman, dengan sering terjadinya keributan, perkelahian, ataupun tuduhan-tuduhan yang tidak jelas seseorang tidak akan merasa tenang tinggal di tempat tersebut.

     5. Upaya-Upaya untuk Menghindari Pengaruh Sad Atatayi

    • Mampu mengendalikan diri, dalam arti sadar. 

    • Sembahyang dan mengamalkan ajaran agama. 

    • Lebih merenungi dan menghayati konsep Tat Twam Asi. 

    • Mengamalkan ajaran Tri Kaya Parisudha, Catur Paramitha, Panca Yama Brata dan Panca Nyama Brata.